Rumus Harga beli, Harga Jual, Untung atau laba, dan Persentasenya

Rumus Harga beli, Harga Jual, Untung atau laba,dan Persentasenya - Dalam proses jual beli tidak terlepas dari istilah Harga beli, Harga Jual, Untung atau laba, dan Prosentase. Sebagai penjual, pembeli, atau pedagang kita harus betul-betul memahaminya agar ketika melakukan transaksi jual beli tidak terjadi kekeliruan. Partner Studi Matematika akan mengulasnya secara gamblang. Yuk langsung ke T... K... P...


Rumus Harga beli, Harga Jual, Untung atau laba, dan Persentasenya



  Harga Penjualan, pembelian, untung dan rugi
Perhatikan buku yang sering kalian gunakan untuk menulis atau mengerjakan beberapa tugas yang diberikan guru. Kita dapat memperolah buku dari proses jual beli. Kegiatan jual beli merupakan kegiatan bertemunya penjual (orang yang memilik barang) dengan pembeli (orang yang membutuhan barang). Kegiatan ini disebut juga kegiatan Aritmetika Sosial. Pada kegiatan ini kita sering mendengar harga jual, harga beli, untung, rugi dan lain sebagainya.

Harga beli merupakan harga barang dari pabrik, atau tempat lainnya. Harga beli sering disebut dengan modal. Harga ini diperoleh dari perhitungan mengenai biaya yang dihabiskan untuk memproduksi suatu barang.

Harga jual merupakan harga barang yang ditetapkan oleh pedagang atau penjual kepada pembeli. Pada umumnya pedagang menetapkan harga jual lebih tinggi dari harga beli dengan tujuan agar memperoleh keuntungan.

Perbedaan antara harga penjualan dengan harga pembelian menimbulkan terjadinya untung atau rugi bagi penjual.
Untung atau laba yaitu selisih antara harga penjualan dengan harga pembelian jika harga penjualan lebih tinggi dari harga pembelian. Dalam beberapa kasus, misalnya dalam produksi pabrik, pertanian dan produksi barang untuk dijual, untung akan diperoleh jika harga penjualan suatu barang memiliki nilai yang lebih besar dari pada modal yang dibutuhkan untuk menghasilkan barang tersebut.
Dalam proses penjualan, besarnya untung dapat dihitung dengan menggunakan rumus:
Untung = harga jual harga beli
dengan syarat harga jual lebih besar dari harga beli.
Dalam proses produksi barang untuk dijual, untung dapat dihitung dengan menggunakan rumus:
Untung = harga jual modal
Dengan syarat modal (biaya produksi) lebih besar dari harga jual

Rugi merupakan selisih antara harga penjualan dengan harga pembelian jika harga penjualan kurang dari harga pembelian. Rugi merupakan kebalikan dari untung. Rugi akan terjadi jika harga beli lebih besar dari harga jual atau biaya produksi lebih besar dari pada harga jual barang. Dapat diperoleh dengan rumus:
Rugi = Harga beli Harga jual
Atau
Rugi = Modal harga jual

Pak Agus membeli sepeda dengan harga Rp. 1.800.000,-. Satu bulan kemudian sepeda tersebut dijual dengan harga Rp. 1.900.000,-. Dalam hal ini,
Harga Beli = Rp. 1.800.000,-
Harga Jual = Rp. 1.900.000,-
Karena harga jual lebih tinggi dari harga beli, maka dalam hal ini pak Agus mengalami untung.
Untung  = Harga Jual – Harga Beli
= 1.900.000 – 1.800.000
= 100.000
Pak Agus memperoleh untung sebesar Rp. 100.000,-
Namun apabila pak Agus menjual sepedanya dengan harga Rp. 1.500.000,- maka Pak Agus mengalami rugi sebab harga jual lebih rendah dari pada harga beli.
Harga Beli = Rp. 1.800.000,-
Harga Jual = Rp. 1.500.000,-
Sehingga
Rugi  = Harga Beli – Harga Jual
= 1.800.000 – 1.500.000
= 300.000
Jadi, Pak Agus mengalami rugi sebesar Rp. 300.000,-


1.      Persentase Untung atau Rugi
A.    Definisi


Persentase Untung atau Rugi adalah besar untung atau rugi terhadap harga pembelian yang dinyatakan dalam bentuk persen (%).

B.    Contoh
Seorang pedagang membeli 10 kg beras dengan harga Rp. 8.000,- per kg. pedagang tersebut menjual habis berasnya dan memperoleh uang sebanyak Rp. 82.000,-. Tentukan persentase untung atau rugi pedagang tersebut!

Penyelesaian :
Harga Pembelian = 10 × 8.000 = 80.000
Harga Penjualan  = Rp. 82.000,-
Harga penjualan lebih tinggi dari pada harga pembelian maka pedagang mengalami untung.
Untung = 82.000 – 80.000 = 2.000
Persentase keuntungan pedagang adalah


Jadi, pedagang tersebut untung sebesar 2,5 %.

        2.      Persentase untung atau rugi terhadap harga pembelian
Besarnya persentase untung dan rugi biasanya dinyatakan dalam satuan persen (%). Biasanya persentase untung dan rugi dihitung terhadap harga pembelian (biaya produksi), kecuali ada ketentuan lain.



Sekian pembahasan kami mengenai Rumus Harga beli, Harga Jual, Untung atau laba, dan Persentasenya. Asah kemampuanmu dengan berlatih secara terus menerus. Ikutilah selalu pembahasan-pembahasan menarik lainnya dari kami. Terimakasih telah menggunakan layanan ini. Salam Matematika !!

1 Response to "Rumus Harga beli, Harga Jual, Untung atau laba, dan Persentasenya"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel