Belajar dari Rumah, Siswa-siswi Kelas 5 SDN 1 Wringin Anom: It's Oke!

Belajar dari Rumah, Siswa-siswi Kelas 5 SDN 1 Wringin Anom: It's Oke!




Belajar dari rumah akibat pandemi Covid-19 dimulai. Pertanyaan yang terlontar dari anak-anak: "Berarti kami diberi tugas terus Pak?". Ya, begitulah kiranya. Jujur, pada awalnya bapak guru belum siap melakukan pembelajaran jarak jauh karena anak-anak belajar dari rumah, bapak guru juga mengajar dari rumah. Alasannya hanya satu: Belum terbiasa!

Hari pertama belajar di rumah, anak-anak secara bergiliran saya undang ke sekolah untuk mengambil sejumlah lembaran tugas yang harus dikerjakan dalam batasan waktu. Selama mengerjakan tugas-tugas itu anak-anak mungkin mulai merasa jenuh. "Lebih baik belajar di sekolah dari pada ngerjakan tugas begini terus Pak. Palengen". Begitu katanya. Palengen itu bahasa Madura yang berarti pusing. Ungkapan serupa dengan itu telah disampaikan oleh beberapa murid saya melalui WA grup. 

Mengantisipasi keluhan-keluhan itu membuat saya berfikir bagaimana mulai menerapkan pembelajaran online melalui media yang seadanya dan mungkin untuk dilakukan. Mengingat beberapa anak tidak mempunyai smartphone, pembelajaran secara daring saya rasa tidak efektif. Namun harus saya lakukan karena hanya cara ini yang bisa dilakukan agar pembelajaran tetap hidup walaupun mungkin belum bisa dinikmati oleh seluruh murid saya. 

Sebelum pembelajaran online dimulai saya lakukan pendataan lebih dulu untuk memastikan berapa anak yang siap melakukan belajar online. Ada 7 anak yang memastikan kesiapannya untuk mengikuti belajar online. Hal ini tentunya berdasarkan kesiapan perangkat smartphone yang dimilikinya, walaupun kenyataannya kepastian peserta itu juga tak pasti2 amat. hehee
 
Diskusi pun dimulai dengan materi perdana yaitu membuat diagram lingkaran. Walaupun umumnya matematika itu katanya sulit namun semua murid-murid saya yang luar biasa sudah sangat cinta dengan matematika. Ciee... 

Pola pembelajaran daring yang kami lakukan adalah dengan memberi penjelasan tentang suatu topik materi beserta contoh penyelesaian masalah yang berkaitan, kemudian anak-anak mendapat penugasan untuk diselesaikan dalam batasan waktu. Penjelasan materi berupa modul, Lembar Kerja, bahkan video. Tidak hanya itu anak-anak juga diberi penugasan mengerjakan kuis secara online dan langsung mendapatkan skor setelah mengerjakan. Contohnya melalui pakmono.com yang telah menyediakan beberapa kuis untuk kelas 5 SD. Terimakasih pakmono.com hehee...

Tidak hanya berfokus pada matematika dan pembelajaran tematik, namun yang terpenting adalah bagaimana anak-anak saya selama berada di rumah dan lingkungannya tetap sehat bersama dengan orang-orang di sekitarnya. Mereka harus ikut melakukan pencegahan terhadap penyebaran Covid-19 bahkan mengajak orang-orang di sekitarnya untuk mengikuti anjuran pemerintah. Cara yang paling sederhana yaitu rutin mencuci tangan setelah menyentuh benda yang sekiranya tak steril dan selalu menjaga kekebalan tubuh. Sesekali mereka mendapat tugas mengarang dengan tema Mencegah Penularan Covid-19.

Setelah pembelajaran daring jarak jauh berjalan beberapa minggu anak-anak kami mulai menikmatinya. Buktinya mereka selalu menunggu-nunggu tugas dari saya. ya kan? uhuk..  Bahkan mereka setiap saat mereka bisa berdiskusi dengan saya untuk menyelesaikan permasalahan yang saya berikan. Nah kan sudah seperti Mottonya Rumah belajar saja: Belajar dimana saja, kapan saja, dan dengan siapa saja. Mantaps ! Sekali lagi kami ulangi, memang tidak semua anak mampu mengikutinya. Namun kami tetap melakukan akan lebih baik dari pada tidak sama sekali. 

Tradisi diskusi setiap saat dan melalui media yang ada harus dilanjutkan untuk menciptakan iklim belajar yang lebih baik. Tidak hanya melalui media chatting WhatsApp, saya tetap berencana ingin melakukan pembelajaran daring dengan media lain yang lebih interaktif. Saya rasa hal-hal seperti inilah yang merupakan salah satu hikmah dari sebuah pandemi Covid-19. 

Sebuah musibah memang menyedihkan, namun dibalik kesedihan itu memang pasti ada hikmah tersendiri yang menjadikan kehidupan di masa mendatang menjadi lebih baik. Pandemi Covid-19 memang memakan banyak korban meninggal dan menjadikan ketakutan di masyarakat, namun sangat luar biasa besarnya hikmah yang diperoleh oeh bangsa ini pada semua bidang tak terkecuali bidang pendidikan. Semoga pademi ini segera berakhir dan semua kegiatan belajar dapat berjalan normal dengan kualitas yang lebih baik dari pada pembelajaran sebelum pandemi covid-19. Aamiin....

0 Response to "Belajar dari Rumah, Siswa-siswi Kelas 5 SDN 1 Wringin Anom: It's Oke!"

Post a comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel