Materi ke-1 Matematika SD kelas 5: Penjumlahan dan Pengurangan Pecahan dilengkapi latihan soal

Edo membawa buah melon 1/8  bagian. Beni membawa melon 1/2  bagian. Mereka menggabungkan buah melon yang mereka bawa. Apabila kedua bagian melon tersebut digabungkan, dapatkah kamu menyebutkan berapa bagian gabungan buah melon tersebut?

Contoh pertanyaan seperti di atas dapat kalian jawab dengan mengetahui terlebih dahulu tentang cara dalam melakukan penjumlahan pecahan.

Saya yakin kalian semua pasti bisa ....

AYO kita ingat kembali tentang bagian-bagian dari pecahan !
Misalnya kalian menemui pecahan seperti di atas, maka pecahan tersebut dibaca : seperdelapan. Dengan angka 1 disebut sebagai Pembilang, angka 8 disebut sebagai Penyebut. Di kelas 4 kalian sudah pernah melakukan penjumlahan pecahan dengan penyebut yang sama bukan?


Pecahan-pecahan yang senilai

Perhatikan gambar berikut ini !
Batang pada gambar atas sama panjang dengan batang pada gambar bawah. Jika batang atas dipotong menjadi dua bagian, maka bagian yang diarsir dinyatakan dengan 1/2. Jika batang bawah dipotong menjadi 4 bagian, maka bagian yang diarsir dinyatakan dengan 2/4. Lalu menurutmu samakah antara 1/2 dengan 2/4?  Ya, Betul. Nilai kedua pecahan tersebut sama. Sehingga keduanya disebut sebagai pecahan yang senilai. Ada banyak bentuk pecahan lain yang senilai dengan 1/2, yaitu

Contoh-contoh pecahan senilai yang lain:

Sekarang, coba kalian sebutkan pecahan yang senilai dengan 2/3 !


PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN PECAHAN

Pada bahasan kali ini akan dipelajari mengenai penjumlahan dan pengurangan pada pecahan biasa. Penjumlahan dan pengurangan pada pecahan campuran, desimal, dan persen akan dibahas pada pembahasan berikutnya dengan judul Penjumlahan dan pengurangan pada pecahan campuran, desimal, dan persen.

a. Penjumlahan dengan penyebut yang sama

Perhatikan ilustrasi gambar berikut

Berdasarkan ilustrasi di atas, penjumlahan dengan penyebut yang sama dapat dengan mudah kita lakukan, yaitu


seperti ini ilustrasinya


b. Penjumlahan pecahan berbeda penyebut

Kamu telah mempelajari penjumlahan dengan penyebut yang sama. Lantas bagaimana jika kedua pecahan yang dijumlahkan mempunyai penyebut yang berbeda? Untuk mengetahui jawabannya perhatikan contoh-contoh berikut !

Contoh 1

Penjumlahan pecahan tersebut tidak dapat langsung dijumlahkan karena penyebutnya berbeda. Maka langkah pertama adalah menyamakan kedua penyebutnya. Jika digambarkan kedua pecahan tersebut memiliki bagian keseluruhan yang berbeda seperti pada gambar berikut.


Berdasarkan ilustrasi gambar di atas, pecahan 1/2 harus diubah bentuk menjadi pecahan senilai dengan penyebut 4, yaitu 1/2 = 2/4.


Contoh 2


Seperti halnya pada contoh 1, kedua pecahan tersebut tidak dapat dijumlahkan langsung. Harus disamakan penyebutnya terlebih dahulu. Cara menyamakannya yaitu mencari pecahan senilai dari 1/2 dan 1/3, yang penyebutnya sama. Berapakah penyebutnya? Penyebutnya yaitu KPK antara 2 dan 3. Masih ingat tentang KPK bukan? KPK dari 2 dan 3 adalah 6. 


Contoh 3

Ingat, langkah pertama yaitu menyamakan penyebutnya dengan cara mencari pecahan senilai dari 3/4 dan 5/6, yang penyebutnya sama. Penyebutnya yaitu KPK antara 4 dan 6. KPK dari 4 dan 6 adalah 12.



Pembelajaran berikutnya mempelajari tetang Penjumlahan dan pengurangan pada pecahan campuran, desimal, dan persen.

Setelah Belajar mengenai Penjumlahan dan Pengurangan Pecahan, Silakan lakukan tantangan berikut ini! Tujuannya agar lebih meningkatkan hasil belajarmu.


Bagi bapak/ibu guru yang ingin mengetahui nilai para siswanya silakan menghubungi email: dhepihanto@gmail.com dengan menyebutkan nama sekolahnya.

0 Response to "Materi ke-1 Matematika SD kelas 5: Penjumlahan dan Pengurangan Pecahan dilengkapi latihan soal"

Post a comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel